Monday, May 25, 2015

KITAB PANDUAN PADAMU NEGERI VERSI 25 MEI 2015


Akhirnya Kitab Panduan Padamu Negeri versi 25 Mei 2015 telah dilakukan penyesuaian (update). Apa saja konten yang telah di update:
  1. Batal non-aktif PTK
  2. Keaktifan pengawas 2015
  3. Pemilihan kepsek peserta pkb oleh pengawas (moda online)
  4. Pemilihan kepsek peserta pkb oleh pengawas (moda kkmk dan langsung)
  5. Menetapkan pengawas sebagai peserta PPKSPS
  6. Panduan persetujuan laporan permasalahan NRG oleh admin dinas
  7. Prosedur untuk klaim, sengketa maupun perbaikan data (nomor peserta) NRG
  8. Panduan mendapatkan kode token aktivasi ortu
  9. Panduan penggunaan aplikasi SIAP ortu mobile
  10. Update panduan verval NRG terbaru
  11. Update syarat ajuan NUPTK baru berdasarkan info edaran terbaru
                    Untuk lebih jelasnya silahkan download langsung



                    Thursday, May 21, 2015

                    SOLUSI SEKOLAH TERDETEKSI SISWA BERGANDA DI SEKOLAH LAIN


                    Timbul pertanyaan-pertanyaan dalam benak rekan-rekan setelah mendapatkan sms dari dapodik tentang siswa yang berganda, ketika cek di aplikasi Verval PD ternyata peserta didik berkurang sementara di aplikasi Dapodik tidak berkurang.


                    Berkaitan dengan dana BOS yang sudah ditutup tanggal 15 Mei 2015 setelah cleansing, makanya siswa yang sama terdaftar lebih dari satu sekolah maka sistem akan menghapus data siswa tersebut, karena tidak mungkin satu siswa dibayarkan dua kali. Penyebabnya bisa jadi karena siswa  yang terdaftar lebih dari saru kali disekolah yang sama ataupun disekolah yang berbeda, hal ini terjadi karena kebanyakan siswa mutasi tetapi tidak dikeluarkan dari sekolah asalnya.

                    Secara logikanya ketika ada siswa yang pindah (mutasi) atau lulus, itu berarti siswa tersebut seharusnya sudah tidak ada lagi dalam database sekolah asalnya. Tugas operator sekolah adalah memutasikan atau meluluskan siswa tersebut dari sekolah asal melalui Dapodik dan disinkronisasi tanpa perlu menunda-nunda. Setelah disinkronisasi maka siswa tersebut akan otomatis akan pindah ke database sekolah tujuan. Apabila prosedur ini tidak dilakukan, maka data peserta didik selamanya akan berada didatabase sekolah asal dimana siswa tersebut sebetulnya sudah tidak bersekolah disekolah tersebut.


                    Perlu dipahami bagi rekan-rekan operator sekolah, sebagai pengelola data yang berhubungan langsung dengan sumber data harus aktif dan mendapat informasi dinamika peserta didiknya, sehingga database sekolah akan selalu up to date.

                    Bagaimana cara mengklaimnya, ikuti langkah sebagai berikut :

                    1. Cek di dapo.dikdas.kemdikbud.go.id atau download filenya di link Data Peserta Didik Ganda
                    2. Koordinasikan dengan sekolah yang siswanya sama dengan sekolah rekan-rekan operator sekolah, minta siswanya dimutasikan dari sekolah asal.
                    3. Kirim email ke salah satu helpdesk.
                      Dengan mencantumkan:
                      Nama sekolah dan NPSN sekolah asal, Nama sekolah dan NPSN pemilik siswa yang sebenarnya, tuliskan alasan pemilik siswa yang benarnya punya siapa untuk dikembalikan ke sekolah tersebut.

                      Lebih legalitas lagi jika dibuatkan surat resmi dari sekolah beserta tandatangan kepala sekolah asal dan kepala sekolah pemilik siswa yang sebenarnya dicap stempel sekolah. Scan dan lampirkan di email.

                      Setelah ditindaklanjuti dari pusat (via balasan email) sekolah melakukan synchronisasi, maka siswa otomatis akan masuk dengan sendirinya.

                      Kedepan jika ada siswa mutasi, janganlah ditunda-tunda, segera update registrasi siswa keluar dan alasan mutasi.

                    Salam satu data

                    Sumber: Bapak Taufik Lone dan Bapak Yusuf Rokhmat

                    Tuesday, May 19, 2015

                    SMS DARI DAPODIK, DATA SISWA BERGANDA


                    Adakah rekan-rekan operator sekolah menerima sms adanya pemberitahuan penghapusan peserta didik sekolahnya, jika ada maka rekan-rekan operator sekolah harus melakukan koordinasi dengan sekolah terkait siswa yang terdaftar lebih dari satu sekolah.

                    Silahkan cek sekolah dan nama peserta didiknya pada link ini Data Peserta Didik Ganda

                    Catatan: Hanya untuk rekan-rekan operatos sekolah yang mendapatkan sms saja, bagi rekan-rekan yang tidak mendapatkan sms tapi ada daftar siswanya di file Data Peserta Didik Ganda mohon abaikan.

                    Terima kasih

                    Monday, May 18, 2015

                    TERAPKAN SEKOLAH MENYENANGKAN, MULAI DARI GURU DAN KEPALA SEKOLAH


                    Sewaktu kita masih duduk dibangku sekolah, mungkin kita pernah mengalami yang namanya guru killer (guru yang diktator) yang bawaannya marah terus, sampai-sampai kita jadi malas untuk pergi ke sekolah karena terkenal dengan kedisiplinannya yang kuat, tentu itu menjadi kenang-kenangan tersendiri buat kita yang sudah mengalaminya. Nah, saat ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mempunyai program baru namanya GSM (Gerakan Sekolah Menyenangkan).

                    Sekolah merupakan tempat terjadinya proses belajar mengajar. Dalam proses belajar mengajar ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengajak kepada seluruh lembaga pendidikan untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan. Hal tersebut seperti yang dituliskan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara, dalam konsep yang telah dibuat untuk menjadikan sekolah sebagai taman.  

                    "Taman ini adalah tempat yang menyenangkan. Untuk itu, inilah yang diharapkan menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan," demikian disampaikan Mendikbud pada acara bincang-bincang bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Media Massa wilayah Sulawesi Selatan, di Kota Makassar, Sabtu (16/05/2015).  

                    Konsep sekolah menyenangkan ini, kata Mendikbud, dimulai dari peran guru dan kepala sekolah. Dengan begitu, konsep sekolah menyenangkan tidak boleh diasosiasikan dengan tempat pembelajaran yang mewah dan mahal. Suasana menyenangkan dapat muncul ketika seorang pendidik dapat membawakan suasana belajar yang tidak menegangkan, dan menerapkan berbagai pola pembelajaran yang menyenangkan.  


                    "Jika guru dan kepala sekolahnya tidak menyenangkan, jangan harap sekolah bisa menjadi tempat belajar yang menyenangkan. Untuk itu mari kita lakukan hal yang berbeda," ajak Mendikbud.  

                    Pendidik dapat menanyakan kepada siswa, pola pembelajaran seperti apa yang diharapkan. Dengan adanya keterlibatan siswa ini, Mendikbud mengatakan, suasana pembelajaran di sekolah akan lebih kondusif. Bila siswa merasakan nyaman dalam proses belajar di sekolah, Mendikbud meyakini prestasi para siswa tersebut akan lebih meningkat.  

                    "Tidak boleh terlupakan, selain sekolah juga sebagai tempat belajar yang menyenangkan, juga sekolah harus dapat menunjukan sebagai tempat belajar yang berintegritas. Guru dan kepala sekolah dapat menjadi teladan bagi para siswa," pesan Mendikbud.

                    Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/4196

                    PROSEDUR KLAIM NRG DIDELEGASIKAN KE LPMP

                    Informasi dari Badan PSDMPK-PMP dan PUSBANGPRODIK, saat ini pihak PSDMPK-PMP melalui PUSBANGPRODIK sedang melakukan proses rekonsiliasi, dari hasil rekonsiliasi ini terdapat 357.012 data NRG yang belum identik antara Nama Guru dan Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdapat dalam database. Oleh karena itu diharapkan untuk dapat memverifikasikan data NRG bagi guru yang sudah sertifikasi dan mempunyai NRG melalui Verval NRG disitus Padamu Negeri paling lambat tanggal 30 Juni 2015.


                    Kami sampaikan informasi bahwa mulai hari ini Senin, 18 Mei 2015 khusus proses persetujuan verval Klaim NRG (S26b3) dari Admin Dinas yang sebelumnya diproses oleh Admin Pusat Pusbangprodik, telah didelegasikan prosesnya ke LPMP di wilayah provinsi masing-masing sesuai surat edaran terlampir. 

                    Dengan pendelegasian ini diharapkan proses verval Klaim NRG (S36b3) dari Admin Dinas dapat diproses secepatnya. Adapun proses persetujuan verval NRG lainnya (S26b1, S26b4 dan S26b5) dari Admin Dinas masih tetap diproses oleh Admin Pusbangprodik BPSDMPK Pusat. 

                    Demikian semoga banyak membantu. 

                    Salam Padamu Negeri Indonesiaku,
                    Admin Pusat
                    BPSDMPK Kemdikbud 

                    ++ Satu Sistem Multi Solusi ++

                    Sumber: https://www.facebook.com/Padamu.Negeri.Indonesiaku/photos/np.1431921977519864.100006120225599/772749662845347/?type=1&notif_t=notify_me

                    Sunday, May 17, 2015

                    UN BUKAN UNTUK LULUS 100 PERSEN, TETAPI JUJUR 100 PERSEN




                    Jakarta, Kemendikbud --- Apa tujuan dari ujian nasional (UN)? Tujuannya adalah untuk mengetahui capaian belajar seorang siswa. Ini merupakan hak seorang siswa untuk mengetahui capaian belajarnya. Oleh sebab itu lakukan UN bukan untuk lulus 100 persen, tetapi lakukanlah dengan jujur 100 persen, karena tahun ini UN tidak menjadi syarat kelulusan.

                    Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, saat mengunjungi salah satu televisi di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2015). ”Mulai tahun ini kelulusan 100 persen ditentukan oleh sekolah. Yang dinilai adalah seluruh mata pelajaran termasuk perilaku siswa. Oleh sebab itu siswa jangan menjadikan UN sebagai beban,” tutur Mendikbud.


                    Mendikbud menekankan kembali, UN tidak lagi menjadi syarat kelulusan, tetapi UN dapat digunakan untuk mendaftar pada jenjang pendidikan berikutnya. Dengan begitu, UN dapat memberikan perilaku positif kepada siswa dan guru. Siswa belajar bukan karena takut untuk menghadapi UN, tetapi belajar untuk mewujudkan keinginan memiliki nilai yang lebih tinggi.

                    ”Karena nilai yang tinggi itu akan membantu mereka mendapatkan sekolah yang lebih baik. Sehingga dapat menanamkan pola perilaku yang positif,” ucap Mendikbud.

                    Mendikbud berharap dengan tidak dimasukkannya UN sebagai syarat kelulusan, ke depan dapat menanamkan perilaku siswa bahwa mengikuti UN itu adalah semangat untuk mendapatkan prestasi yang baik. ”Jangan lakukan kecurangan-kecurangan yang selama ini banyak dikabarkan. Tetapi lakukan dengan jujur, dan raihlah prestasi yang baik,” pesan Mendikbud.

                    Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/3995

                    MENDIKBUD HADIRI AJANG CURHAT GURU UNTUK EVALUASI


                    Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulsel Muhammad Ramli Rahim mengatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dijadwalkan menghadiri ajang curahan hati "curhat" para guru untuk menjadi bahan evalusi kinerja jajaran Kemendikbud. 

                    "Kehadiran Mendikbud pada akhir pekan ini adalah kunjungan perdana ketika menjabat sebagai Mendikbud," kata Ramli di Makassar, Jumat.

                    Menurut dia, pada Sabtu sore Mendikbud tiba di Makassar dan langsung menghadiri acara bincang-bincang bersama pers dan perwakilan guru seputar masa depan pendidikan Indonesia yang dimediasi oleh IGI Sulsel.

                    Sementara pada keesokan harinya, lanjut dia, Mendikbud dijadwal berada di kampus II Universitas Islam Negeri (UIN), Samata, Kabupaten Gowa pada Minggu (17/5) pagi untuk memotivasi 1.500 siswa RPC dan mahasiswa UIN.

                    "Setelah itu, melanjutkan peninjauan di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi, Informasi dan Komunikasi (LP3TK - BKPTIK)," katanya.

                    Lokasi lembaga pendidikan itu di Jalan Diklat No.30 Tambung Batu, Paccellekang, Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulsel.

                    Ramli mengatakan, gedung LPTK3 BKPTIK tersebut bernilai miliaran rupiah dan telah diresmikan pada 2007, hanya saja gedung tersebut belum digunakan hingga saat ini. Akibatnya sebagian tubuh gedung sudah mengalami kerusakan.

                    "Di lokasi tersebut, Mendikbud akan menghadiri kegiatan Sambung Rasa yang dihadiri pejbatat Muspida dan pemerhati pendidikan," katanya sembari mengimbuhkan, seusai meninjau menteri bersama rombongan langsung bertolak menuju Jakarta.

                    sumber: http://www.antaranews.com/berita/496424/mendikbud-hadiri-ajang-curhat-guru-untuk-evaluasi