Showing posts with label MENDIKBUD. Show all posts
Showing posts with label MENDIKBUD. Show all posts

Saturday, May 30, 2015

2015 ANIES BASWEDAN FOKUS GENJOT KUALITAS GURU


SIGLI - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Baswedan menegaskan, pada tahun 2015, ia memfokuskan pada peningkatan kualitas guru di tanah air. Mendongkrak mutu tenaga kependidikan menjadi terget utama sepanjang tahun ini. Disamping kualitas guru, peran orangtua juga tak bisa dikesampingkan dalam mendampingi anak-anak selama menempuh pendidikan.

Hal itu dikatakan Anies Baswedan saat menghadiri wisuda dan peluncuran buku di sekolah Sukma Bangsa, Gampong Pineung Caleu, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Rabu (27/5). Anis Baswedan mengatakan, peran guru sangat penting untuk membentuk karakter anak bangsa, sehingga kualitas guru perlu ditingkatkan.

Selain itu, kata Anies Baswedan, anak-anak perlu ditumbuhkan karakter jujur sejak usia dini. “Untuk apa nilai tinggi, tetapi curang, budaya contek-menyontek harus dihentikan dan masyarakat contek-menyontek juga harus dihilangkan,” ujar Anies.

Dikatakan, tidak boleh ada nilai Ujian Nasional (UN) yang sama dalam satu kelas, sementara prestasi anak-anak harus dilihat dari semuan komponen termasuk kejujuran. Anies mencontohkan, tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara mendirikan sekolah Taman Siswa dengan senang hati. Artinya, lanjut Anies, ia mendidik anak-anak juga dengan senang hati. “Kunci kemajuan pendidikan ada pada guru dan orang tua. Guru harus menjadi panutan bagi murid-murid yang diajarkan. Proses belajar, katanya, tidak terhenti setelah wisuda, namun terus berlanjut seumur hidup,” pungkas Anie Baswedan.

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Sekda Aceh, Dr Iskandar A Gani mengatakan, lembaga pendidikan Sekolah Sukma Bangsa yang sudah berusia satu dekade, sangat berperan mencetak SDM dan kemajuan pendidikan di Aceh. “Ke depan, kami berharap peran Sukma Bangsa bisa ditingkatkan lagi, bukan hanya mengejar ketertinggalannya, tapi bisa menjadi yang terbaik di Indonesia,” jelas Iskandar.

Dikatakan, sektor pendidikan menjadi program prioritas Pemerintah Aceh. Tahun ini, anggaran pendidikan paling banyak mendapat perhatian dari Pemerintah Aceh. “Kami tetap menghadapi banyak tantangan dalam mengembangkan dunia pendidikan di Aceh. Distribusi guru yang belum merata, dan kualitas guru yang perlu ditingkatkan,” timpal Iskandar A Gani.

Gubernur Aceh meminta kepada Menteri Anies Baswedan, jika program peningkatan kualitas guru ada dalam program nasional, Zaini berharap Aceh bisa dijadikan sebagai prioritas utama. “Dengan dukungan itu akan mendongkrak kualitas guru dan kualitas pendidikan di Aceh,” pungkasnya.

sumber: aceh.tribunnews.com/2015/05/28/2015-anies-baswedan-genjot-kualitas-guru

GURU PENGGUNA IJAZAH PALSU LAYAK DIPECAT


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan tidak akan melindungi oknum guru yang kedapatan menggunakan ijazah palsu. Menurutnya, pengguna ijazah palsu layak dipecat.

"Kalau prosesnya (menjadi guru) saja tidak benar bagaimana hasilnya. Semua yang palsu itu pasti dibatalkan," kata Anies kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/5) malam.

Anies berpendapat, pemakai ijazah palsu adalah orang yang merendahkan profesinya sendiri. 

Karenanya, mantan rektor Universitas Paramadina ini mendukung penuh usaha Menteri Pendidikan Tinggi M Nasir memerangi penggunaan ijazah palsu. Anies berharap koleganya itu tidak pandang bulu dalam menjalankan misi tersebut.

"Maju terus, pokoknya Indonesia harus bersih dari orang-orang yang mau gunakan jalan pintas, Setiap warga negara diproses aja, jangan bedakan guru atau bukan, swasta atau pegawai negeri," pungkasnya.

sumber: www.jpnn.com/read/2015/05/30/306828/Mendikbud:-Guru-Pengguna-Ijazah-Palsu-Layak-Dipecat

Sunday, May 17, 2015

MENDIKBUD HADIRI AJANG CURHAT GURU UNTUK EVALUASI


Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sulsel Muhammad Ramli Rahim mengatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dijadwalkan menghadiri ajang curahan hati "curhat" para guru untuk menjadi bahan evalusi kinerja jajaran Kemendikbud. 

"Kehadiran Mendikbud pada akhir pekan ini adalah kunjungan perdana ketika menjabat sebagai Mendikbud," kata Ramli di Makassar, Jumat.

Menurut dia, pada Sabtu sore Mendikbud tiba di Makassar dan langsung menghadiri acara bincang-bincang bersama pers dan perwakilan guru seputar masa depan pendidikan Indonesia yang dimediasi oleh IGI Sulsel.

Sementara pada keesokan harinya, lanjut dia, Mendikbud dijadwal berada di kampus II Universitas Islam Negeri (UIN), Samata, Kabupaten Gowa pada Minggu (17/5) pagi untuk memotivasi 1.500 siswa RPC dan mahasiswa UIN.

"Setelah itu, melanjutkan peninjauan di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi, Informasi dan Komunikasi (LP3TK - BKPTIK)," katanya.

Lokasi lembaga pendidikan itu di Jalan Diklat No.30 Tambung Batu, Paccellekang, Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulsel.

Ramli mengatakan, gedung LPTK3 BKPTIK tersebut bernilai miliaran rupiah dan telah diresmikan pada 2007, hanya saja gedung tersebut belum digunakan hingga saat ini. Akibatnya sebagian tubuh gedung sudah mengalami kerusakan.

"Di lokasi tersebut, Mendikbud akan menghadiri kegiatan Sambung Rasa yang dihadiri pejbatat Muspida dan pemerhati pendidikan," katanya sembari mengimbuhkan, seusai meninjau menteri bersama rombongan langsung bertolak menuju Jakarta.

sumber: http://www.antaranews.com/berita/496424/mendikbud-hadiri-ajang-curhat-guru-untuk-evaluasi